Senin, 09 Januari 2017

ASKJ
Title
Kongfigurasi
Isue Date
09-September-2016
Prepare Name
Deni Triyanto XII TKJ 1
Teacher
Pak Maman
SMK AL – BAHRI


 

Kongfigurasi DNS Server di Ubuntu Server

Langkah Pertama siapkan
- Laptop / PC
- Virtual Box
- File Iso Ubuntu Server
- File Iso Windows XP
- Koneksi Internet


* Apache 

Langkah - Langkah Menginstall dan Kongfigurasi Apache 
1.  Install Apache dengan mengetik #apt-get install apache2


2. Setelah terinstall masuk ke Direktory /var/www dengan cara mengetik #cd /var/www


3. Setelah masuk ke Direktory masuk lagi ke #nano index.html


4. Setelah masuk ketik seperti dibawah ini Tanpa Tanda petik 
"<h1><marquee>SMK AL BAHRI Bersemayam DiHatiku</marquee></h1>
Kemudian Save CTRL+X,Y ENTER
dan kita buka browser, laluketik IP ADDRESS kita 192.168.3.161 hasilnya akan muncul

Setelah itu Restart service dengan mengetik #/etc/init.d/apache2 restart


* DNS 

Langkah - langkah menginstall dan Kongfigurasi
1. Install Bind9 dengan mengetik #apt-get install bind9

2. Setelah terinstall kita kongfigurasi DNS dengan mengetik 
# nano /etc/bind/named.conf.default-zones

3. Ubahlah scrip dengan namamu contoh 
zone "deny.com" {
type master ;
}; File /etc/bind/db.deny.com";
zone "1.168.192.in-addr.arpa" {
type master ;
file "/etc/bind/db.254." ;
zone "0.in-addr.arpa" {
type master
file "/etc/bind/db.0."{
zone "255.in-addr.arpa: {

Setelah semuanya diganti simpan dengan CTRL+O Enter dan CTRL+X

4.  Membuat kongfigurasi Domain : db.deny.com pada direktory /etc/bind menjadi alamat dns dengan mengetik 
#cp/etc/bind/db.deny/ /etc/bind/db.deny.com
#nano /etc/bind/deny.com



 

 


Keterangan Alamat DNS diganti menjadi namamu dan IP Address diganti dengan no. Absen 
Simpan dengan CTRL O+Enter

5. Kongfigurasi Resolv db.254 pada direktory /var/chace/bind dengan cara mengetik
#nano /etc/bind/db.254
edit sepetri pada gambar dibawah

















Keterangan : Alamat dns diganti dengan nama kita dan jangan lupa setiap akhirnya diberikan titik.
Setelah itu simpan dengan CTRLO+Enter

6.Restart DNS server dengan cara mengetik 
#/etc/init.d/bind9 restart 

7. Setelah semuanya selesai jalankan DNS Server  
Buka Komputer client (windows xp) 
Ping ke >www.alamatdns.com (deny.com) jika sudah reply berarti sudah berhasil
setelah itu buka internet exploler, ketik www.alamat dns.com (deny.com) jika sudah muncul maka sudah berhasil  
 

Konfigurasi On A Stick

ROUTING ON A STICK


Nama
Ip Address
Netmask
Gateway
Pc0
100.100.100.2
255.255.255.0
100.100.100.1
Pc1
100.100.100.3
255.255.255.0
100.100.100.1
Pc2
100.100.100.4
255.255.255.0
100.100.100.1
Pc3
111.111.111.2
255.255.255.0
111.111.111.1
Pc4
111.111.111.3
255.255.255.0
111.111.111.1
Pc5
111.111.111.4
255.255.255.0
111.111.111.1
Pc6
222.222.222.2
255.255.255.0
222.222.222.1
Pc7
222.222.222.3
255.255.255.0
222.222.222.1
Pc8
222.222.222.4
255.255.255.0
222.222.222.1
1.      Kita konfigurasi routernya terlebih dahulu seperti ini:



 
Konfigurasinya:
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#
Router(config)#int fa0/0.10
Router(config-subif)#encapsulation  dot1Q 10
Router(config-subif)#ip addresss 100.100.100.1 255.255.255.0
Router(config)#int fa0/0.20
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 20
Router(config-subif)#ip address 111.111.111.1 255.255.255.0
Router(config)#int fa0/0.30
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 30
Router(config-subif)#ip address 222.222.222.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#no sh
Router(config-subif)#ex
Router(config)#end
Verifikasi Router:



 
Router(config)#do sh run
Building configuration...
interface FastEthernet0/0
no ip address
duplex auto
speed auto
!
interface FastEthernet0/0.10
encapsulation dot1Q 10
ip address 100.100.100.1 255.255.255.0
!
interface FastEthernet0/0.20
encapsulation dot1Q 20
ip address 111.111.111.1 255.255.255.0
!
interface FastEthernet0/0.30
encapsulation dot1Q 30
ip address 222.222.222.1 255.255.255.0
2.      Konfigurasi Switchnya:



 
Switch#en
Switch#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
a.       Buat nama vlan nya:
Switch(config)#vlan 10
Switch(config-vlan)#name TKJ
Switch(config-vlan)#vlan 20
Switch(config-vlan)#name RPL
Switch(config-vlan)#vlan 30
Switch(config-vlan)#name MM
Switch(config-vlan)#ex
Verifikasi Nama VLAN :
Switch(config)#do sh vlan
VLAN Name                          Status              Ports
---- -------------------------------- --------- -------------------------------
1    default                               active               Fa0/11, Fa0/12, Fa0/13, Fa0/14
                                                                        Fa0/15, Fa0/16, Fa0/17, Fa0/18
                                                                        Fa0/19, Fa0/20, Fa0/21, Fa0/22
                                                                        Fa0/23, Fa0/24, Gig0/1, Gig0/2
10   TKJ                                  active               Fa0/2, Fa0/3, Fa0/4
20   RPL                                  active               Fa0/5, Fa0/6, Fa0/7
30   MM                                  active               Fa0/8, Fa0/9, Fa0/10
b.      Mengarahkan port int fa0/2 - int fa0/10 ke vlan



 
Switch(config)#int fa0/2
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 10
Switch(config-if)#no sh
Switch(config-if)#int fa0/3
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 10
Switch(config-if)#no sh
Switch(config-if)#int fa0/4
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 10
Switch(config-if)#no sh
Switch(config-if)#int fa0/5
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 20
Switch(config-if)#no sh
Switch(config-if)#int fa0/6
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 20
Switch(config-if)#no sh
Switch(config-if)#int fa0/7
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 20
Switch(config-if)#no sh
Switch(config-if)#int fa0/8
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 30
Switch(config-if)#no sh
Switch(config-if)#int fa0/9
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 30
Switch(config-if)#no sh
Switch(config-if)#int fa0/10
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 30
Switch(config-if)#no sh
c.       Lalu pada int fa0/1 kita beri mode trunk
Switch(config-if)#int fa0/1
Switch(config-if)#switchport mode trunk

PERBEDAAN ANTARA SWITCH, HUB, DAN ROUTER

PERBEDAAN ANTARA SWITCH, HUB, DAN ROUTER


Switch adalah alat penghubung antar-user, tetapi paket yang dihubungkan (misalnya email, data, grafik) tersebut dikirimkan melalui port yang dituju. Dari sini kita sudah mengetahui perbedaan yang mencolok antara switch dan hub. Supaya anda lebih mudah memahaminya lagi, saya akan memberikan gambaran untuk anda. Misalnya ada sebuah user yang menggunakan port 3 dengan IP: 192.168.1.3 akan mengirimkan data menuju ke port 5 dengan IP: 192.168.1.5. Data yang dikirim tersebut akan langsung menuju ke port 5, tidak melalui semua port seperti hub. Sama seperti hub, switch biasa digunakan untuk sebuah institut yang memiliki banyak komputer / device untuk dihubungkan menjadi 1 jalur.



 


2. Hub

Hub? Apakah itu semacam hubungan? Haha, mungkin bila ini artikel tentang cinta, hal itu bisa diterima, tetapi ini adalah artikel tentang jaringan, jadi pengertian tersebut salah. Hub adalah alat penghubung antar-user, tetapi paket yang dihubungkan (misalnya email, data, grafik) tersebut dikirimkan melalui semua port yang terdapat pada hub. Nah, ada yang masih bingung dengan pengertian di atas? Untuk lebih mudahnya, saya akan memberikan gambaran mudahnya. Misalnya sebuah hub memiliki 8 port, pada user yang menggunakan port 1 dengan IP: 192.168.1.1 mengirimkan sebuah data yang menuju ke port 4 dengan IP: 192.168.1.4.



Nah, dalam kasus seperti ini, data tersebut tidak langsung menuju ke port 4, tetapi dia akan menuju ke semua port, dari port 2 sampai dengan 8 untuk mencari alamat IP: 192.168.1.4. Apakah hal ini efisien? Tentu tidak. Karena tujuan kita hanya 1 port, mengapa semua port harus kita kirimkan data yang sama? Itu seperti kita mengirim surat untuk 1 alamat, tetapi ke 7 alamat tersebut juga mendapatkan surat yang sama. Karena kegunaannya hub sering digunakan untuk sebuah institut yang memiliki banyak komputer / device untuk dihubungkan menjadi 1 jalur. Sebenarnya hub itu dibagi menjadi 2, yaitu hub Pasif dan hub Aktif, tetapi saya tidak akan membahas hal tersebut di sini. Nah, sudah mengetahui kan pengertian hub? Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar berikut ini!


- See more at: http://fixzero.blogspot.co.id/2016/08/pengertian-switch-hub-dan-router.html#sthash.4tEPwxrn.dpuf
Hub
Hub adalah alat penghubung antar-user, tetapi paket yang dihubungkan (misalnya email, data, grafik) tersebut dikirimkan melalui semua port yang terdapat pada hub. Nah, ada yang masih bingung dengan pengertian di atas? Untuk lebih mudahnya, saya akan memberikan gambaran mudahnya. Misalnya sebuah hub memiliki 8 port, pada user yang menggunakan port 1 dengan IP: 192.168.1.1 mengirimkan sebuah data yang menuju ke port 4 dengan IP: 192.168.1.4.

Nah, dalam kasus seperti ini, data tersebut tidak langsung menuju ke port 4, tetapi dia akan menuju ke semua port, dari port 2 sampai dengan 8 untuk mencari alamat IP: 192.168.1.4. Apakah hal ini efisien? Tentu tidak. Karena tujuan kita hanya 1 port, mengapa semua port harus kita kirimkan data yang sama? Itu seperti kita mengirim surat untuk 1 alamat, tetapi ke 7 alamat tersebut juga mendapatkan surat yang sama. Karena kegunaannya hub sering digunakan untuk sebuah institut yang memiliki banyak komputer / device untuk dihubungkan menjadi 1 jalur. Sebenarnya hub itu dibagi menjadi 2, yaitu hub Pasif dan hub Aktif, Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar berikut ini!





Router

Router adalah alat yang digunakan untuk menghubungkan 2 user atau lebih dengan IP address yang memiliki network ID yang berbeda, bukan hanya host ID yang berbeda. Untuk lebih jelasnya, coba perhatikan contoh berikut ini. IP: 192.168.1.1 memiliki network ID: 192.168.1 dan host ID: 1, IP: 192.167.1.1 memiliki network ID: 192.167.1 dan host ID: 1, nah coba tebak, IP: 192.170.1.3 memiliki network ID dan host ID memiliki network ID: 192.170.1 dan host ID: 3.

Lalu bila IP address yang memiliki network ID yang sama, apakah tidak bisa? Tentu saja bisa! Coba bandingkan dengan hub maupun switch bila ingin berkomunikasi dengan 2 IP dengan network ID yang berbeda, misalnya 192.168.1.1 dengan 192.167.1.1, maka tidak akan bisa. Nah di sinilah fungsi router digunakan, router akan meneruskan data yang dikirim meskipun dengan network ID yang berbeda. Router biasa digunakan untuk menghubungkan 2 institut, misalnya gedung perkantoran dengan gedung sekolah, karena jelas masing2 institut memiliki network ID yang berbeda. 





PENGERTIAN DHCP, DNS, WEB Server, FTP, Email Server Dan PROXY Server

Pengertian DHCP,DNS,WEB Server,FTP,Email Server Dan PROXY SERVER

PENGERTIAN DHCP SERVER
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat ip dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamt ip secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.
PENGERTIAN DNS SERVER
Domain Name System (DNS) Adalah sebuah aplikasi service di internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address dan salah satu jenis system yang melayani permintaan pemetaan IP address ke FQPN (Fany Qualified Domain Name) dan dari FQDN ke IP address. DNS biasanya digunakan pada aplikasi yang berhubungan ke internet sererti Web Browser atau e-mail, Dimana DNS membantu memetakan host name sebuah computer ke IP address. Selain digunakan di internet DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau internet.
PENGERTIAN WEB SERVER
Web Server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima
permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan web browser dan
mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya
berbentuk dokumen HTML. Salah satu server web yang terkenal di linux adalah
Apache. Apache merupakan server web antar platform yang dapat berjalan di
beberapa platform seperti linux dan windows. Web Server juga merupakan
sebuah komputer yang menyediakan layanan untuk internet. Server disebut juga
dengan host. Agar anda dapat memasukkan web yang anda rancang ke dalam
internet, maka anda harus memiliki ruangan terlebih dahulu dalam internet,
dan ruangan ini disediakan oleh server
PENGERTIAN FTP SERVER
FTP Server adalah suatu server yang menjalankan software yang memberikan layanan tukar menukar file dengan selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client.
PENGERTIAN EMAIL SERVER
Mail server adalah Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa FTP
PENGERTIAN PROXY SERVER
proxy server adalah tekhnik standar utuk akses internet secara bersama-sama oleh beberapa komputer sekaligus dalam sebuah local area network (LAN) melalui sebuah modem atau sebuah salauran komunikasi.Secara sederhana proxy adalah seseorang atau lembaga yang bertindak atas nam dati orang lain/lembaga/negara lain.
Proxy server bekerja dengan menjembatani komputer ke Internet. Program Internet seperti browser, download manager dan lain-lain berhubungan dengan proxy server, dan proxy server tersebut yang akan berkomunikasi dengan server lain di Internet.

Minggu, 08 Januari 2017

KONFIGURASI MAIL SERVER DI UBUNTU SERVER


ASKJ
Title

Kongfigurasi Mail Server
Isue Date

09-September-2016
Prepare Name

Deni Triyanto XII TKJ 1
Teacher

Pak Maman
SMK AL - BAHRI



 Kali ini saya akan memberikan cara untuk mengkonfigurasi Mail Server di Ubuntu Server

Langkah pertama kita siapkan alat dan bahan yang akan dibutuhkan  

- PC/LAPTOP
- VIRTUALBOX 

- FILE ISO UBUNTU SERVER 
- FILE ISO WINDOWS XP 
- KONEKSI INTERNET 

Langkah kerja  
* Install 
    a. POSTFIX
    b. COURIER-IMAP
    c. COURIER-POP
    d. PHP5
    e. SQUIRRELMAIL
 


* Install Postfix dengan cara mengetik
 #apt-get install postfix courier-imap courier-pop php5 squirrelmail


Bila muncul tampilan “configuring courier-base”, Pilih [NO] 

Selanjutnya “Postfix Configuration”, Pilih [OK]

“Postfix Configuration”, Pilih [Internet Site] 

Postfix Configuration”, Ketik [mail.albahri.com] , Plih [OK]


* Setelah itu kita Konfigurasi Postfix pada file main.cf

#nano /etc/postfix/main.cf


tambahkan pada baris terakhir,

home_mailbox = Maildir/

Kemudian simpan ..


* Kemudian Buatlah direktori Maildir pada Direktory /etc/skel:
    #maildirmake.courier /etc/skel/Maildir
 
* Konfigurasi Squirrelmail, dengan ketik:
    #dpkg-reconfigure postfix

* “Postfix Configuration”,

Pilih [OK]


* “Postfix Configuration”,
Pilih [Internet Site]
* “Postfix Configuration-Root and postmaster mail recipient”,
Langsung Pilih [OK]
* “Postfix Configuration-Other Destination”,
Ketik [albahri.com, mail.albahri.com] Pilih [OK]
*  “Postfix Configuration-Force Syncronous”,
Pilih [NO]
* “Postfix Configuration-Local Network”,
Pilih [OK]
* “Postfix Configuration-Mailbox Limit”,
Ketik [0] Pilih [OK]
* “Postfix Configuration-Local Address”,
Ketik [+] Pilih [OK]
 * Buat Virtualhost Squirrelmail, dengan ketik: 
     #nano /etc/apache2/apache2.conf


Pada baris terakhir tambahkan

Include /etc/squirrelmail/apache.conf\

Kemudian simpan
 
* Kemudian tambahkan User, dengan contoh dibawah ini:
#adduser  deny
Enter new UNIX password: 1234
Retype new UNIX password: 1234
Is the information correct? [Y/n] Y
*  Kemudian tambahkan lagi User, dengan contoh dibawah ini:
#adduser admin
Enter new UNIX password: 1234
Retype new UNIX password: 1234
Is the information correct? [Y/n] Y
*  Lalu RESTART SERVICE, dengan ketik:
#/etc/init.d/postfix restart
#/etc/init.d/courier-pop restart
#/etc/init.d/courier-imap restart
#/etc/init.d/apache2 restart 
setelah direstart kita cek ip address kita dengan cara mengetik #ifconfig
Kemudian bukalah webbrowser client, dengan ketik:
https://deny.com/squirrelmail or 192.168.2.161/squirrelmail

 
 

My Blog © 2008. Design By: SkinCorner