Switch adalah alat penghubung antar-user, tetapi paket yang dihubungkan (misalnya email, data, grafik) tersebut dikirimkan melalui port yang dituju. Dari sini kita sudah mengetahui perbedaan yang mencolok antara switch dan hub. Supaya anda lebih mudah memahaminya lagi, saya akan memberikan gambaran untuk anda. Misalnya ada sebuah user yang menggunakan port 3 dengan IP: 192.168.1.3 akan mengirimkan data menuju ke port 5 dengan IP: 192.168.1.5. Data yang dikirim tersebut akan langsung menuju ke port 5, tidak melalui semua port seperti hub. Sama seperti hub, switch biasa digunakan untuk sebuah institut yang memiliki banyak komputer / device untuk dihubungkan menjadi 1 jalur.

2. Hub
Hub? Apakah itu semacam hubungan? Haha, mungkin bila ini artikel tentang cinta, hal itu bisa diterima, tetapi ini adalah artikel tentang jaringan, jadi pengertian tersebut salah. Hub adalah alat penghubung antar-user, tetapi paket yang dihubungkan (misalnya email, data, grafik) tersebut dikirimkan melalui semua port yang terdapat pada hub. Nah, ada yang masih bingung dengan pengertian di atas? Untuk lebih mudahnya, saya akan memberikan gambaran mudahnya. Misalnya sebuah hub memiliki 8 port, pada user yang menggunakan port 1 dengan IP: 192.168.1.1 mengirimkan sebuah data yang menuju ke port 4 dengan IP: 192.168.1.4.

Nah, dalam kasus seperti ini, data tersebut tidak langsung menuju ke port 4, tetapi dia akan menuju ke semua port, dari port 2 sampai dengan 8 untuk mencari alamat IP: 192.168.1.4. Apakah hal ini efisien? Tentu tidak. Karena tujuan kita hanya 1 port, mengapa semua port harus kita kirimkan data yang sama? Itu seperti kita mengirim surat untuk 1 alamat, tetapi ke 7 alamat tersebut juga mendapatkan surat yang sama. Karena kegunaannya hub sering digunakan untuk sebuah institut yang memiliki banyak komputer / device untuk dihubungkan menjadi 1 jalur. Sebenarnya hub itu dibagi menjadi 2, yaitu hub Pasif dan hub Aktif, tetapi saya tidak akan membahas hal tersebut di sini. Nah, sudah mengetahui kan pengertian hub? Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar berikut ini!
- See more at: http://fixzero.blogspot.co.id/2016/08/pengertian-switch-hub-dan-router.html#sthash.4tEPwxrn.dpuf
HubHub? Apakah itu semacam hubungan? Haha, mungkin bila ini artikel tentang cinta, hal itu bisa diterima, tetapi ini adalah artikel tentang jaringan, jadi pengertian tersebut salah. Hub adalah alat penghubung antar-user, tetapi paket yang dihubungkan (misalnya email, data, grafik) tersebut dikirimkan melalui semua port yang terdapat pada hub. Nah, ada yang masih bingung dengan pengertian di atas? Untuk lebih mudahnya, saya akan memberikan gambaran mudahnya. Misalnya sebuah hub memiliki 8 port, pada user yang menggunakan port 1 dengan IP: 192.168.1.1 mengirimkan sebuah data yang menuju ke port 4 dengan IP: 192.168.1.4.

Nah, dalam kasus seperti ini, data tersebut tidak langsung menuju ke port 4, tetapi dia akan menuju ke semua port, dari port 2 sampai dengan 8 untuk mencari alamat IP: 192.168.1.4. Apakah hal ini efisien? Tentu tidak. Karena tujuan kita hanya 1 port, mengapa semua port harus kita kirimkan data yang sama? Itu seperti kita mengirim surat untuk 1 alamat, tetapi ke 7 alamat tersebut juga mendapatkan surat yang sama. Karena kegunaannya hub sering digunakan untuk sebuah institut yang memiliki banyak komputer / device untuk dihubungkan menjadi 1 jalur. Sebenarnya hub itu dibagi menjadi 2, yaitu hub Pasif dan hub Aktif, tetapi saya tidak akan membahas hal tersebut di sini. Nah, sudah mengetahui kan pengertian hub? Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar berikut ini!
- See more at: http://fixzero.blogspot.co.id/2016/08/pengertian-switch-hub-dan-router.html#sthash.4tEPwxrn.dpufHub adalah alat penghubung antar-user, tetapi paket yang dihubungkan (misalnya email, data, grafik) tersebut dikirimkan melalui semua port yang terdapat pada hub. Nah, ada yang masih bingung dengan pengertian di atas? Untuk lebih mudahnya, saya akan memberikan gambaran mudahnya. Misalnya sebuah hub memiliki 8 port, pada user yang menggunakan port 1 dengan IP: 192.168.1.1 mengirimkan sebuah data yang menuju ke port 4 dengan IP: 192.168.1.4.
Nah, dalam kasus seperti ini, data tersebut tidak langsung menuju ke port 4, tetapi dia akan menuju ke semua port, dari port 2 sampai dengan 8 untuk mencari alamat IP: 192.168.1.4. Apakah hal ini efisien? Tentu tidak. Karena tujuan kita hanya 1 port, mengapa semua port harus kita kirimkan data yang sama? Itu seperti kita mengirim surat untuk 1 alamat, tetapi ke 7 alamat tersebut juga mendapatkan surat yang sama. Karena kegunaannya hub sering digunakan untuk sebuah institut yang memiliki banyak komputer / device untuk dihubungkan menjadi 1 jalur. Sebenarnya hub itu dibagi menjadi 2, yaitu hub Pasif dan hub Aktif, Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar berikut ini!

Router
Router adalah alat yang digunakan untuk menghubungkan 2 user atau lebih dengan IP address yang memiliki network ID yang berbeda, bukan hanya host ID yang berbeda. Untuk lebih jelasnya, coba perhatikan contoh berikut ini. IP: 192.168.1.1 memiliki network ID: 192.168.1 dan host ID: 1, IP: 192.167.1.1 memiliki network ID: 192.167.1 dan host ID: 1, nah coba tebak, IP: 192.170.1.3 memiliki network ID dan host ID memiliki network ID: 192.170.1 dan host ID: 3.
Lalu bila IP address yang memiliki network ID yang sama, apakah tidak bisa? Tentu saja bisa! Coba bandingkan dengan hub maupun switch bila ingin berkomunikasi dengan 2 IP dengan network ID yang berbeda, misalnya 192.168.1.1 dengan 192.167.1.1, maka tidak akan bisa. Nah di sinilah fungsi router digunakan, router akan meneruskan data yang dikirim meskipun dengan network ID yang berbeda. Router biasa digunakan untuk menghubungkan 2 institut, misalnya gedung perkantoran dengan gedung sekolah, karena jelas masing2 institut memiliki network ID yang berbeda.
0 komentar:
Posting Komentar